Rabu, 19 September 2012

(^.^)


Sudah pudar rasanya semangat di dalam dada,
Tidak ada lagi semangat yang berkobar di dalam hati,
Semua terasa hilang,
Semua menjadi berubah,
Tidak tahu harus berkata apa,
Tidak tahu harus bersikap bagaimana,
Tidak tahu apa yang akan terjadi,

Bayangan ke depan menjadi samar,
Dunia menjadi lelah mencari kabar,
Dan aku terdiam di dalam kamar,
Mencoba diri untuk bersabar,

Hari demi hari terus berlalu,
Detik demi detik mengejarku dalam pilu,
Air mata mengalir tanpa diundang,
Langsung diseka supaya tak berdendang,

Sampai Sang Pangeran Damai datang,
Sampai Pelipur Lara hadir,
Sampai Kekasih Jiwa menjemputku,
Sampai Sahabat terbaik menghampiriku,

Dia mengaruniakan :
 Perhiasan kepala ganti abu,
Minyak untuk pesta ganti kain kabung,
Nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar,

Dia mengubah :
Ratapanku menjadi tarian,
Keluh kesahku dengan pujian,

Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan,
sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
namun aku akan bersorak-sorak di dalam Tuhan, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
(Habakuk 3 : 17-18)


Sabtu, 08 September 2012

Minggu, 10 Juni 2012

TRUE LOVE??

OMG,, Tuhan betapa sabarnya Engkau saat ada banyak umatMu yang berkata "aku mengasihiMu, Kau yang terutama, Kaulah yang kusembah dan kucinta", padahal di dalam hati umatMu tersimpan ilah lain (harta, jabatan, wanita, prestasi, dll), tidak mengutamakan Tuhan, dan lebih mencintai dunia daripada Engkau....yang di mulut dan hatinya berbeda, di mulut manis, padahal di hatinya busuk,,

O Tuhannn...Engkau memang sangat dahsyat...Engkau tetap mengasihi umat yang seperti itu...

Rabu, 09 Mei 2012

BUKAN AKU LAGI

"namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku"    (Galatia 2:20)
"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. (Filipi 2 : 5-8)

Setelah merenungkan ayatnya, dijelaskan saat PA (Pendalaman Alkitab), dan juga denger khotbah tentang ayat2 di atas, gw makin menyadari bahwa hidup ini BUKANLAH LAGI TENTANG KITA, tetapi SEMUANYA TENTANG ALLAH.

Mengosongkan diri artinya membuang keinginan-keinginan pribadi, cita-cita pribadi, dan standard-standard pribadi yang tidak berasal dari Bapa. Kita harus mengosongkannya, untuk kemudian dipenuhi oleh keinginan-keinginan, cita-cita, dan standard-standard yang berasal dari Bapa. 

Rancangan-Nya melebihi rancangan-rancangan kita. Cita-cita yang berasal dari Bapa, standard-standard yang ditetapkan oleh Bapa PASTI lebih baik dan lebih mulia daripada apa yang kita bayangkan. Hanya seringkali jika kita berasa rancangan kita itu baik, kita sulit melepaskannya. 

Mungkin A memiliki cita-cita sebagai dokter, dia ingin menjadi dokter yang ditempatkan di daerah pedalaman untuk menolong orang-orang miskin. Apakah cita-cita itu baik? Baik dan mulia. Tapi apakah itu yang terbaik? Apakah itu yang menjadi cita-cita Allah untuk dikerjakan oleh A?

B memiliki cita-cita sebagai pebisnis, keuntungan yang dia peroleh dia ingin sumbangkan untuk membangun panti asuhan, panti jompo, dan sekolah bagi anak tidak mampu. Apakah itu baik? Baik dan mulia. Tapi apakah itu yang terbaik? Apakah itu yang menjadi cita-cita Allah untuk dikerjakan oleh B?

A dan B memegang mimpi mereka erat-erat, tetapi jika Tuhan berkata tidak untuk mimpi mereka apa yang mereka harus lakukan?

Di sini bukan berarti A tidak mungkin menjadi dokter, karena mungkin saja memang Tuhan ingin A menjadi dokter, begitu juga dengan B. Tapi pertanyaannya adalah bagaimana jika mimpi Tuhan buat kita berbeda dengan mimpi kita sendiri? Mana yang harus kita pilih? Mimpi Tuhan tentunya. Tentunya sulit membuang mimpi yang dari dulu kita bangun dengan indah. Disinilah kita harus mengosongkan diri, dan menjadikan mimpi Allah untuk kita menjadi mimpi kita sendiri.

Panggilan Hidup berbicara tentang sesuatu yang secara khusus dan spesifik untuk kita, di mana Tuhan memanggil kita di area itu, dan tidak ada yang menjadi lebih efektif dalam mengerjakannya selain kita. Tetapi lebih dari itu, panggilan hidup adalah bagaimana kita membuang semua "keakuan" kita (mimpi saya, keinginan saya, cita-cita saya) dan digantikan dengan mimpi, keinginan, cita-cita Allah Bapa buat kita.

Pray :
Tuhan ini hidupku, kupersembahkan untuk-Mu
Seluruh tubuh, jiwa, roh, pikiran, dan hatiku kuserahkan pada-Mu
Seluruh cita-cita, masa depanku menjadi milik-Mu

Apa yang Allah pikirkan, itulah yang mau aku pikirkan
Apa yang Allah rasakan, itulah yang mau aku rasakan

Bapa, aku mau cita-cita-Mu lah yang kini menjadi cita-citaku
Apa yang Kau inginkan, itulah juga yang aku inginkan
Apa yang menjadi kerinduan-Mu, itulah juga yang menjadi kerinduanku
Benar Bapa, karena hidupku seluruh-Nya adalah tentang Engkau
Biarlah nama-Mu yang dimuliakan sampai selama-lamanya.
Amin

Selasa, 24 April 2012

Thank You JESUS

Terima kasih banyak Tuhan Yesus buat segala-galanyaa...

Terima kasih Tuhan buat keluarga yang Kau berikan,
Terima kasih karena Kau menjagai mereka, melindungi mereka,
Terima kasih Tuhan buat kesehatan yang Kau berikan 
buat bapa, mama, ka eva, ka vera, ciez, dan endes keluargaku tersayang,
Terima kasih Tuhan untuk kecukupan bahkan kelimpahan yang Kau berikan,
Kau setia atas keluarga kami Tuhan,
Kau baik, sangat baik, teramat baik.

Terima kasih Tuhan dan Rajaku, Kaulah segalanya dalam hidupku,
Terima kasih Pencipta langit dan bumi, atas matahari yang bersinar, burung yang berkicau,
angin yang bertiup, hujan yang turun, tanah untuk berpijak, dan udara untuk dihirup,
Terima kasih Penenun hidupku,
Terima kasih untuk nafas kehidupan yang Kau berikan,
Terima kasih untuk rambutku, mataku, hidungku, kakiku, tanganku,
jantungku, hatiku, paru-paruku, darahku, sel-selku, semuanya Tuhan.

Terima kasih Penyelamatku, 
Kau mati bagiku, menebus dosaku.
Terima kasih Bapa,
Kau jadikan aku anak-Mu.
Terima kasih Sahabatku,
Kau tidak pernah meninggalkanku.
Terima kasih Kekasih jiwaku,
Tidak ada kasih seperti kasih-Mu, kasih-Mu terbesar Tuhan.
Terima kasih Penghibur,
Kau memberi harapan baru di saat duka.
Terima kasih Penolong,
Kaulah yang membantuku, mengingatkanku.

Terima kasih Tuhan Yesus Kristus,
Thank You JESUS..
Kau Allah yang hidup.
Terima kasih karena aku dapat mengenal-Mu,
Pengenalan akan Engkaulah yang termulia, yang sangat berharga

Nama terindah : YESUS

Tidak ada kata yang cukup untuk menceritakan kebaikan, kebesaran,
keagungan, kedahsyatan, keajaiban, kesetiaan, kesabaran, kemuliaan nama-Mu

Aku mau mengucap syukur...
Ya aku mau mengucap syukur dan memilih untuk terus mengucap syukur...
Apapun yang terjadi di dalam hidupku
aku mau slalu berkata: "Tuhan Yesus baik" 

Really love this song,,,enjoy it!!!

http://www.youtube.com/watch?v=9fxAcky-_EI&feature=channel&list=UL


KU ADA/ I'M HERE
 By Ir. Welyar Kauntu

         C                    G/B  
KU ADA S'BAB ANUGRAH-MU
I AM HERE BECAUSE OF YOUR GRACE
       F/A                  C/G       G
KU ADA KAR'NA KASIH-MU
I AM HERE BECAUSE OF YOUR LOVE
             C      C/E                 F       Dm7
TUHAN YESUS, KU BERT'RIMA KASIH
LORD JESUS, I AM SO THANKFUL
         C/G     G11    G    C
BUAT KASIH RAHMAT-MU
FOR YOUR GRACE ABOUNDS TO ME


REFF:
             F    G/F Em7     Am7
T'RIMA KASIH     YESUS
THANK YOU JESUS, JESUS
Dm7      G               C
YESUS, T'RIMA KASIH
JESUS, THANK YOU JESUS
Gm7 C     F            G/F          Em7              Am7 
HANYA ANUGRAH-MU, BUAT HIDUPKU SEKARANG
IT'S ONLY BY YOUR GRACE, THAT I COULD LIVE TODAY
                   Dm7     G               C
KU 'KAN MEMUJI-MU SELAMANYA
FOREVER I WILL PRAISE YOUR NAME