Selasa, 04 Desember 2012

Ditembak lewat SMS!!!!

Yippiiiii!! Akhirnya inet kosan udah nyala lagi. Ternyata bener, kalo kmaren inet ga nyala karena modemnya kena petir jadi rusak.

Tulisan kali ini aku mau ngasih tau kalo aku ditembak tadi siang. Well, dari bahasa smsnya sih dia ga nanya apa aku mau jadi pacar dia ato sesuatu yang lainnya. Dia cuma menyatakan doang. Kalo dia katanya sayang sama aku. Hahahaaaa...Aku kan kaget, kenapa dia tiba2 sms aku kaya gitu. Huaaaa. Antara kaget dan juga senang.

Lalu aku harus balas apa?? Ya karena aku sayang juga sama dia, ya udah aku bales kalo aku juga sayang sama dia lewat sms. HAHAHAYYY!!

Siapakah si dia itu??

Btw, gimana ya cara nampilin gambar kaya di kaskus gitu? jadi ada tombol klik di sini nanti baru deh nongol gambarnya. Kalo langsung aku taro di sini kan nanti langsung keliatan siapa orangnya. Aku maluuuuuuhhh.. Hahahaha..

Nanti kalo udah tau caranya biar bisa kek gitu, aku kasih tau deh siapa orangnya...

Sabtu, 01 Desember 2012

Cerita di Malam Minggu

HALOHAAA...

Sekarang aku lagi di warnet loh, internet kosan udah ga jalan 3 harian, keknya modemnnya rusak karena kena petir ato apa gtu, soalnya pas hari rabu (di saat internet mulai ga nyala) hujannya banyak geledek kenceng2.

Well aku di warnet karena di minta kaka aku kirimin TA aku ke emailnya, di mana TA aku mau dikasih liat ke kaka ipar aku yang kata kaka aku jago programming gtu. Jadilah aku ke warnet setelah sekian lama ga pernah ke warnet....

Aku juga baru pulang SR ITHB UNPAD tadi. Hari ini aku belajar tentang pentingnya ON TIME. Well, ya sebenernya tadi ga bisa dateng tepat waktu, tapi harusnya sms ngabarin. Okelah kalo kita telad untuk acara yang besar dan ga janjian sama orang ga perlu sms n gada yang dirugiin juga, justru kita kali yah yg rugi karena ga ikut acara dari awal. Tapi untuk acara yang lebih kecil, untuk janjian dengan orang, kita harus kabarin kalo emang ga bisa on time. Jangan merugikan orang dan buat orang lain nunggu. Oya itu berlaku untuk segala kndisi. Oya, tapi kalo kita lagi kebagian tanggung jawab terutama, kita ga boleh telat. Ya intinya terutama be on time, kalo bener2 ga bisa harus kabarin.

Yang gw belajar jga hari ini betapa pentingnya bersekutu dengan Tuhan dan dengarkan suara/pesan Tuhan. Mulai dari hal yang kecil sampai hal yang besar yaitu tentang bangsa. Dengar suara Tuhan, mulai dari tentang hal pribadi kita dulu. Misal untuk suatu pergumulan tertentu, tentang apa yang harus kta lakukan, tentang keputusan apa yang harus kita buat. Lanjut ke orang2 terdekat, yaitu keluarga dan keturunan rohani. Dapatkan pesan Tuhan untuk mereka dan kita akan memberkati lebih banyak orang lagi.

Aku pribadi ingin terus dekat dengan Tuhan, bersahabat erat dengan Dia. Tapi sayangnya seringkali aku menyakiti SAHABAT SEJATIku ini. Aku tahu Dia selalu setia, aku pun mau setia kepada Dia. Aku tau Dia sangat mencintaiku dan aku tau Dia pun mau aku mencintaiNya dengan seluruh hidupku. Ohh Tuhanku yang kerennnn, aku mau mengasihiMu lebih lagi. Maafkan aku sering mendukakanMu. Terima kasih telah bersabar padaku. Aku belajar menjadi lebih baik, lebih setia, lebih mengasihi, lebih taat padaMu. Aku belajar menjadi sahabat yang baik dan juga anak yang baik. Aku ga mau mempermainkan panjang sabarMu.

Kmaren2 aku denger khotbah yang judulnya "Jangan mempermainkan panjang sabar Tuhan" yang dibawakan Bu Iin Tjipto. Ya keknya yang Alkitab bilang, kalo Tuhan itu Maha Kasih, Maha Besar, Maha Adil, Maha Penyayang, dll, tapi Dia tidak Maha sabar, tetapi Dia panjang sabar. Jadi jangan permainkan panjang sabar Tuhan. Oh God, aku ga mau kek gtu. Ga mau jadi anak yang ga dengar2an. Ingin menyenangkanMu.

Di masa2 kegagalanku, aku tahu tangan Tuhan terbuka terlebar untukku, bahkan Dia yang berlari padaku *kek cerita anak bungsu yang terhilang*. Nih aku ada video tentang When God ran, aku suka lagunya. Ayo liat di bawah ini.

Ya Dia yang berlari padaku. Dia yang menghapus air mataku. Di saat aku gagal, di saat orang ga bisa nerima aku apa adanya, di saat aku berasa sepertinya ga ada yang bener yang aku lakuin, di saat semua terasa gelap, Dia, ya Dia yang ada di sini menemaniku.

Jadi pengen buat puisi jadinya tentang sahabatku YESUS yang ruaaaar biasa. Kekasih jiwa yang sangat mengasihiku dan kukasihi juga.

Ini dia puisinya.

KAU

Dari jauh kulihat Kau berlari ke arahku..
Kau datang kepadaku dengan penuh kasih..
Tak ada penghakiman di bola mataMu..
Yang kutemukan hanya mata yang penuh cinta..

Kulihat senyuman di bibirMu..
WajahMu berseri-seri saat melihatku..
TanganMu yang lembut terbuka lebar untukku..
Hendak memelukku dengan cintaMu..

BahuMu kuat dan hangat..
Damai rasanya bersandar padaMu..
Ahhhh...jadi inilah rasanya cinta
Cinta sejati dari kekasih jiwaku


Ingin rasanya mengekspresikan cinta lebih lagi padaNya karena Dia memang layak mendapatkannya. Ya, aku tau aku bisa menunjukkan kasihku kepadaNya dengan melakukan kehendakNya. Ya begitu indah menyenangkanNya. MenyenangkanNya, menyenangkanku juga.

Huaaaaa, tapi kek yang dibilang juga, apa yang baik itulah yang ingin kulakukan, tapi terkadang aku melakukan justru yang kebalikannya. Hikss, ga mau lagi. I want to be His best daughter. Ameeennn. With Your strength God, not mine.

Ya sodara2. Sepertinya aku harus pulang dari warnet. Ada TA yang menanti. Semoga waktu di kamar nanti menjadi efektif. Amin. 

Hahaha, truely, tadinya mau nulis dikit doang. Ditambah keyboard komputernya ga enak gini. Tapi ternyata banyak juga yang ditulis. Yowes, ora opo-opo.

Salam *Cem surat2 Paulus gtu ada salamnya*

Keluargaku di manapun kalian berada, from deepest of my heart, I want to say I love you all. I want to be good daughter for my parents, good sister for my older and younger sister. Maaf banyak salah aku. Udah ilangin hape 2 kli dan masih belum lulus. Aku jga sedih. Aku ingin membuat kalian bangga dan bahagia. Tapi aku rupanya sempat gagal. Biarlah Tuhan yang menghapus setiap duka.

Untuk keluarga rohaniku di manapun kalian berada. *Tampaknya aku semakin mengerti perasaan Paulus dalam surat2nya untuk anak2 rohaninya*. Aku mencemaskan kalian, memikirkan kalian, menangis buat kalian, berdoa buat kalian. Kalian sangat berharga. Tidak ada yang lebih menyukakan dibanding melihat kalian semakin hari semakin mengasihi Tuhan, menjadi dewasa di dalam Tuhan. Aku berdoa kalian semakin mengenal Dia lebih dalam lagi, mengandalkanNya dalam segala perkara, menjadi orang yang teguh dalam iman, berdiri kuat saat badai menerpa dengan kekuatan dari Tuhan, menjadi orang yang berkemenangan, hidup untuk Dia, melakukan kehendakNya, dan berbuah2 banyak. Makasi juga untuk kaka2 PA yang aku kasihi dalam Kristus. Aku mengucap syukur pada Tuhan untuk kaka rohani dan nenek rohani yang sekarang jadi mama rohani.

Untuk my future husband, WKWK, HAHAHAH, CKCKCK now i'm single *hahah disuruh di publish sama ka christine* NAON. wkwk. Where are you? *Haha aku nulis gini bukan karena sedih apalagi depresi karena ga pnya pasangan*. Doain TA aku cepet kelar, supaya bisa lanjut ke TH. *semakin ga jelas*. Aku belajar menjadi lebih baik untuk menjadi penolongmu yang terbaik. Aku juga berdoa supaya kamu semakin bertumbuh dalam Tuhan, mengerti dan hidup dalam panggilanNya, belajar menjadi kepala keluarga yang baik. HAHAHA FYI, aku nulis ini bukan karena galau ya, tapi karena lagi diingatkan aja, berhubung PA2 terakhir adik2 PA ngomongin tentang TH mulu. Hahaha.

For all my friends, I love you all too...

God blesss youuuuuuuu...muah muah


Jumat, 23 November 2012

Kasih Tanpa Perbuatan = Tidak Mengasihi

***
Kata-kata tentang cinta sungguh indah di telinga..
Kalimat penuh romantisme  pun begitu enak di dengar..
Buaian sayang membuat perasaan menjadi terbelanga..
Dan puisi kasih membuat wajah bersinar-sinar..

Ohhh,,,memang indah semua perkataan itu...
Begitu indah di telinga, manis di lidah, nyaman di hati...
Semua suka perkataan itu..

***

Tapi TANPA perbuatan, semua kata-kata itu menjadi sia-sia..

Menjadi hambar, tak berarti...

Kasih tanpa perbuatan sia-sia. Tidak ada maknanya.

Percuma semua ucapan itu, jika tidak ada bukti nyata, jika tidak ada tindakan riil.

Pepatah berkata :
"Kamu mungkin memberi tanpa mengasihi, tetapi kamu tidak mungkin mengasihi tanpa memberi"

Ya. Tidak mungkin mengasihi tanpa memberi. Tidak mungkin mengasihi tanpa berbuat apa-apa.

Ujilah dirimu. Apakah kasih itu hanya ada di mulutmu?
Apakah kamu melakukan sesuatu untuk orang yang kamu bilang kamu kasihi itu?

Jika tidak, berarti kamu tidak mengasihinya.

Jika kamu berkata kamu mengasihi tapi tidak melakukan apapun,
berarti kamu BERBOHONG, berarti kamu tidak mengasihinya.

Jangan hanya menjadi orang yang berkata banyak tentang kasih,
tapi jadilah orang yang berbuat lebih banyak untuk menyatakan kasih itu.


Rabu, 21 November 2012

UPDATE STATUS

Jadi hari minggu kemaren BB gw ilang pas di angkot. Panjanglah ceritanya. Gw juga ga nyangka bisa ilang, padahal pas di angkot gw sengaja ga mau ngeluarin hape karena lagi ribet bawaan lagi banyak. Gw cuma buka dompet sekali untuk bayar angkot caheum ciroyom sama sekalian ongkos untuk naik angkot cisitu karena males harus buka2 tas lagi. Gw naik caheum ciroyom itu dari DU abis turun dari bis. Pas di bis gw udah sematkan BB gw di dalem tas, di bagian yang kecil yang biasa untuk tempat hape. Di sepanjang bis gw dengerin lagu. Pas udah daerah flyover gw stop musik, cabut headsetnya, trus taro hape di tempat tadi itu. Mungkin kalo gw ga cabut headset, hapenya ketahan kalo emang dia jatoh keluar dari tas.

Pokonya gw santay aja. Nyampe kosan gw cuci kaki karena kondisi lagi ujan. Abis gitu gw mau ngeluarin barang2 dari tas, eh gw liat hape bb gw ga ada. Gw telponlah hape gw yg BB. Ada mas2 yang angkat. Ngakunya namanya Joko, pengamen simpang dago. Terus gw bilang ya udah mas gw langsung ke sana ya mas. Suara masnya emang kek dibuat2, cuma gw ya positif thinking aja. Gw langsung ngacir ke simpang dago, karna kata masnya dia lagi di simpang. Pas gw mau naik angkot masnya juga sempet telpon pake bb gw katanya suruh cepetan. Trus gw udah sampelah di McD simpang, gw telpon lagi. Dia bilang dia ada di warung di simpang pake baju item. Gw langsung ke warung yg deket CK yang di simpang. Tapi kata aa aa di situ ga ada pengamen yang namanya Joko dan emang pas gw lewat simpang itu lagi ga ada yang ngamen karena ujan. Dari gw naik dari DU sampe turun di pertigaan Sumur Bandung emang gada pengamen ke angkot gw itu. Pas gw coba telpon lagi eh hape gw udah ga aktif. Gw coba smslah ya minta tolong dia balikin, tpi gada respon, dan sampe sekarang udah ga aktif nomornya.

Dan dengan sedih hati yang mendalam gw pulang dulu ke kosan mau coba ngelacak tuh hape. Katanya bisa tuh ada caranya. Gw minta bantuan temen gw, Daniel, ke kosan. Dia tau cenah gimana caranya. Tapi sebelumnya gw memberanikan diri ngabarin mama bapa. Yah udahlah di situ gw kasi tau. Dan air mata pun ga bisa tertahan karena merasa bersalah. Apalagi gw juga pernah hilang hape di bulan Juni tahun ini juga dan adalah suatu barang. Ya udahlah gw ma Daniel coba buka inet. Tapi dengan sedihnya, program melacak itu baru bisa dipake kalo gw udah aktifin fitur BB Protect di BB. Masalahnya gw juga baru tau ada BB Protect. Jadi ga bisa di detectlah hape gw lagi di mana. Kalo ada BB Protect kita bisa ngelacak hape kita ada di mana, walau emang ga se-spesifik itu lokasinya. Kek BB punya Daniel itu ke-detect ada di Cisitu, Terusan Cisitu, tapi emang ga jelas di rumah belah mananya. Gw juga sebenernya kalo udah lacak, ga bisa tau juga tuh orang yg ngaku mas Joko itu ada di mananya.

Buat pembaca yg pake BB, gw saranin pasang dah tuh BB  Protect asap, soalnya selain fungsi untuk ngelacak kegunaan dia lainnya banyak. Di web itu kita bisa liat status batre hape kita bahkan dan bisa kirim message ke BB kita itu dari web itu. Selain itu kalo pasang BB Protect, BB bakal minta password kita kalo ganti kartu. Jadi andaikata gw pasang BB Protect di BB gw itu, kalo si mas Joko itu mau ganti kartu, kartu itu ga akan bisa, mau ga mau dia harus tetep pake kartu gw karena dia kan ga tau passwordnya kalo ganti kartu. Dan penting juga pake password di hape kamu semuuaaa. BB gw ga gw password lagi masalahnya, security lemah bgt. Nih pastinya aa joko itu juga ga bisa hape gw samsek kalo gw password hape. Dia cuma bisa terima telpon. Katanya bisa sih di bobol tapi butuh kemampuan hack yang tinggi. Seandainya aja itu smua ada di hape gw, aa joko itu kan ga bisa ngapa2in hape gw dan susah jualnya. Terus kalo gw coba tawarin dia sejumlah uang mungkin dia mau. Tapi ya kondisinya udah gitu.

Yah kemungkinan itu ilang di angkot caheum ciroyom sih, soalnya di angkot cisitu gw ga buka2 tas sama sekali. Di angkot caheum ciroyom juga sekali ngeluarin dompet aja, n hape ga gw keluar2in. Tapi gw ga tau gimana caranya tuh ilang. Apa jatoh keluar gitu ya keknya. Terus ditemuin ma cowo kali. Nah gw sih inget waktu di caheum ciroyom gw itu kalo ga salah semuanya lagi cewe, yang kanan kiri depan gw juga cewe. Gw curiga ada yang nemu mungkin misal cowo yang baru masuk. Ato mungkin juga orang2 dalam angkot liat ada hape, trus mereka kasih supir suruh supir yang balikin, tapi supirnya ga mau. Hadeuh terlalu banyak spekulasi dan kemungkinan. Kata si mas joko itu ke gw sih dia nemu di jok. Ah ga tau itu juga bener apa kaga.

Intinya gw sedih banget. Karena kasus ini memicu permasalahan2 lainnya, pertengkaran, dan efeknya banyak deh. Gw merasa bersalah bgt juga udah ilang, ya gw sendiri sedih secara pribadi karna ilang hape, tapi terlebih karena mengecewakan kluarga dan ga bisa jaga dengan baik. 

Di BB itu ada banyak hal yang penting. 
  1. File2 foto2 gw, itu kan bagus2. Dan nanti ga ada lagi deh dokumentasi di momen itu.
  2. Ga bisa bbm-an lagi, bbm ngebantu gw bgt utk komunikasi. Ya iyalah hampir semua anak TI08 pada pake BB dan temen2 yg lain juga pd ber-BB. Jadi komunikasi lewat bb tuh bener2 di pake bgt.
  3. Lagu2 rohani gw di bb, tapi kalo yang ini bisa gw carilah di internet.
  4. HAL yang SANGAT penting. Adalah rekaman2 gw di bb gw. Di situ ada lagu ciptaan gw kalo gw terinspirasi kalo lagi saat teduh. Udah ada beberapa lagu. Pas gw penyembahan ko gw berasa enak ya, jadi gw suka rekam. Dan itu udah cukup banyaklah beberapa. Dan itu menurut gw pribadi sih memiliki nilai historis perjalanan gw dgn Tuhan dan bagi gw karya yang paling baik dibanding sebelum2nya. Gw pdahal niatnya nanti kalo udah ada banyak waktu mau ngapa2in lagu itu. Tapi sekarang udah ora ono. HIKS.
  5. YANG SANGAT PENTING BAGI GW. Jadi dari dulu gw kan pengen jadi pengusaha nih. Ga tau pengen aja. Nah tapi kan gw mikir2 bisnis apaan ya. Sampe waktu dulu gw sempet punya ide, gimana kalo gw bisnis gini2, kosnepnya gini2. Nah udah lamalah ya itu, dan gw pun lupa. Sampe di suatu pagi gw bangun. Gw keknya tersadar kalo tadi di tidur gw *tapi bukan mimpi*, gw juga ga tau apa, pokonya bangun2 gw sadar dan teringat lagi dengan ide bisnis yang gw pernah buat di masa lalu. Gw berasa itu kek peneguhan Tuhan ttg Panggilan Hidup gw gtu, karena gw beberapa waktu yang lalu emang lagi doain bgt ttg PH. Trus ga tau kenapa gw takut lupa, gw tulislah ide itu di memo gw, pas di saat itu ga tau kenapa semua ide cemerlang *bagi gw* itu keluar. Jadi gw tuh tulis di memo itu sambil mikir2, konsep detailnya gimana, lokasinya gimana, apa yg gw butuhin utk mencapai itu, gimana brandingnya, gimana manajemennya, detail segmen pasarnya, kelebihan ide bisnis ini dibanding yang lain, dan pertanyaan2 yg masih blom terjawab, dllnya. Ga tau kenapa setelah tidur itu kek semua mengalir aja dengan gampang. Bagi gw ide itu keren. Ini bagi gw ya. Dan gw bersemangat bgt karena itu. Nah masalahnya itu cuma ada di bb itu. Ya di kepala gw ada sih yg masih gw inget, tapi waktu itu detail2nya gw aga lupa dan ada di hape. Ya mungkin bagi orang bisa aja ide itu biasa aja, tapi bagi gw sih itu keren. Dipikiran gw sempet terlintas, mungkiin ga ya ide gw diambil tuh orang. Ah, tapi mungkin bagi dia itu juga ide biasa aja. Tapi sekali lagi bagi gw itu penting bgt. Kek itu berhubungan dgn PH gw. Ya tapi kalo itu beneran PH gw, gw yakin sih Tuhan sendiri yang akan menyatakannya lagi dan bantu gw memulainya lagi.
  6. Trus dengan BB gw gw masih bisa push email, browsing, dll.
TAPI terlebih dari itu semua, yang membuat gw paling sedih adalah karena ya bb itu sendiri yang ilang dan membuat gw mengecewakan keluarga gw. Ditambah dengan catatan sejarah gw yang ga baik juga dalam hal perbarangan, pernah ilang hape juga bulan Juni, pernah ketinggalan hape pas di Palembang walau di mobil sodara, dll. Ditambah dengan kondisi TA gw, yang you knowlaaaaahhhh. Gw berasa gagal dan kek apa sih yang gw lakuin slama ini, kek gada bener2nya. Ditambah lagi mengenai keturunan rohani. DLL. I can't stop crying.

BUT ABOVE ALL, 
I thank my God, because He never leave me alone.
Though I've failed for many times, He still accept me, still open His hands widely, give His shoulder so I can lean on, still love me with His perfect love.
I blame my self for my past, and fear about my future. I blame myself. Why do I like this? Why don't I like that? I cant forgive myself. Feel so failed, so bad, so sorry. Its really darkest time. BUT, I REALLY THANKFUL again, because He saves me, not only once when I receive Him as my GOD and my Saviour, but everyday He saves me. He saves me from my trouble. He saves me from my fearful. He is my deliverer.
He open the door of of hope when I am in the valley of troubles. He gives me strength. 
Its all His grace. Its not my ability to out of my fearfulness, but when I come to God, His perfect love that make me out of my fearful. GRACE. Thank You God. JESUS IS GRACE.
Though I failed, though I fall. He is HERE for ME. 
Dia ga pernah memandang hina hati yang hancur. Bahkan Dialah yang berlari kepadaku meskipun aku gagal.

Ke depan memang mungkin ga mudah. Aku sekarang benar2 berjuang untuk TAku. Tapi aku tau kasih karuniaNya melimpah untukku. Ga ada bagian ku sama sekali, semuanya karena kasih karunia. Kalo pun aku bisa berjuang dan mengerjakan TA, itu pun bukan karena aku, tapi karena DIA, Kasih karunia terbesar yaitu lewat DIA, YESUS. Aku tau TA ini ga mudah, tapi aku percaya lagi ada kasih karunia. Aku juga mau jadi lebih baik, lebih apik simpen barang, lebih hati2, tapi itu juga bukan dengan kekuatan aku atau usaha aku segimana2nya lagi dengan susah payah berusaha lebih baik dengan kekuatan sendiri, tapi karena KASIH KARUNIANYA LAGI.

I REALLY REALLY THANK MY GOD. 
MY FRIEND,
DON'T AFRAID TO COME TO JESUS EVEN THOUGH YOU'VE FAILED MANY TIMES!
DON'T AFRAID TO COME TO JESUS EVEN THOUGH YOU FEEL YOU ARE NOT GOOD ENOUGH!
BUT BE AFRAID OF ONE THING : AFRAID TO NOT COME TO JESUS!!!

HE NEVER REFUSE YOU!!! SO COME TO HIM!!! 

IN THE DARKEST TIME, COME TO HIM AND PRAISE HIM!!!

Please watch this video.


Kamis, 04 Oktober 2012

TEKNIK INDUSTRI (Part 1)

Tulisan ini di inspirasi ketika tadi saya liat lagi tulisan TEKNIK INDUSTRI di gedung Tek. Industri ITB pas di angkot. Kalo kamu naik angkot di depan BATAN, kamu bisa liat gedung ini beserta tulisannya.

Entah mengapa, saat saya baca tulisan itu, tulisan itu terbayang terus di kepala saya dan membuat saya ingin bercerita mengenai gimana saya masuk Teknik Industri (TI), gimana kehidupan saya di TI, dan gimana usaha saya sekarang untuk keluar alias lulus dari TI ini.

Cerita Masuk Teknik Industri ITB

Pas kelas 3 SMA, pembicaraan mengenai mau masuk kampus mana, jurusan mana sudah bergema di seantero sekolah *lebay*. Saya mulai memikirkan mau masuk mana dengan serius itu semenjak saya les di Ganesha Operation  (GO) pas kelas 3 karena harus ngisi pilihan di kertas Try Out (TO). Saya mulai memikirkan kembali apa yang saya cita-citakan, apa yang saya sukai, apa yang saya inginkan, dan apa yang Indonesia butuhkan *ini serius*.

Saya mulai dengan cita-cita saya. Waktu dulu saya ingin jadi dokter. Alasannya begini. Waktu saya kecil saya suka nonton acara2 yang semacam peduli kasih gtu *saya lupa nama acara sesungguhnya*. Di acara itu, saya sering lihat banyak anak2 yang mengalami busung lapar, hydrocephalus, dan penyakit2 lainnya. Kebanyakan yang mengalami itu semua orang miskin dan di pedalaman. Hati saya sedih setiap liat itu. Maka di hati saya timbul keinginan untuk menjadi dokter yang OK dan pergi ke pedalaman untuk mengobati orang2 itu semua. Saya ingin ke Papua waktu itu.
Gambar 1. Busung lapar dan hydrocephalus

Gambar 2. Jarum Suntik
Seiring berjalannya waktu, entah mengapa timbul di pikiran saya kek gini :
Kalo saya jadi dokter, orang yang bisa saya tolong di sana cuma beberapa orang aja. Kenapa saya engga jadi pengusaha aja yang punya banyak uang, terus saya bisa kirim banyak dokter ke sana. Jadi orang yang bisa saya tolong lebih banyak kalo saya jadi pengusaha dibanding jadi dokter itu sendiri.
Itulah yang ada di pikiran saya waktu itu. Keinginan menjadi dokter juga semakin sirna karena saya takut jarum suntik dan juga biaya yang mahal. Saya berpikir masih ada dua adik saya yang perlu dibiayain buat sekolah. Selain itu, waktu sekolah menjadi dokter yang lama *7 tahun katanya* mengurungkan niat saya untuk jadi dokter. OK, cita-cita jadi dokter saya coret, cita-cita jadi pengusaha mulai terpikirkan di benak saya. 


 Gambar 3. Dokter Vs. Business Woman

Lalu saya berpikir lagi sebenernya apa sih yang suka. Saya berpikir mengenai pelajaran yang saya suka. Saya sangat suka pelajaran matematika. Dari SD sampe SMA saya juga banyak ikut lomba2 matematika gtu. Terus, Biologi juga suka. Dan di masa-masa kelas 3 SMA, saya juga sedang menggandrungi yang namanya Astronomi. Jadi, waktu SMA juga, selain ikut olim matematika, saya di minta guru saya ikut olim Astronomi. FYI, di sekolah saya, Pribadi Advanced School/Pribadi Bilingual School Bandung, kami sudah di buat timnya masing2 untuk olimpiade tertentu, ada tim olim Kimia, olim Matematika, olim Biologi, olim Komputer, dan olim Fisika. Sebenernya di sekolah saya itu, ga ada tim olim Astronomi. Di tahun sebelumnya sekolah kami juga ga ikutan olim Astro. Nah saya itu sebenernya ikut tim matematikanya. Nah, tapi saya tiba2 dipanggil sama guru saya supaya ikutan olim Astro juga waktu itu supaya ada perwakilan sekolah *panjanglah ceritanya*. Saya waktu itu dikasi tau kalo ga salah 2 minggu sblum olimnya. Karena tim ini sebenernya ga ada, jadi ga ada guru yang benar2 melatih kami, kami meminta bantuan dari guru yang ngajar olim Fisika, tapi banyaknya baca buku dan belajar sendiri. Di masa itu juga semua lagi pada hectic nyiapin olimpiade masing2. 

Singkatnya, di masa itulah saya menyukai yang namanya astronomi. Entah mengapa saya semangat kali belajar astro, dibanding matematika (mungkin karena astro sesuatu yang baru, matematika udah sering liat, dan kadang merasa pesimis juga sih di matematika, udah kebanyakan yang jagoo, salah satunya temen saya yang akhirnya sampe ke tahap Internasional booo. Saya bangga kali dengan dia, dan saya tau saya mah jauh. Saya sih seneng dgn matematika, rame aja kalo belajarnya, tapi emang susah rasanya di olim matematika. Hahaha. Waktu itu meski gada yg ngajarin bgt, saya lahap tuh buku2 ttg astro, fisika, b. inggris, dll. Jadi kalo olim astro itu gabungan gtu sodara2, ada matematikanya, fisikanya, kimianya, bahasa inggrisnya, dan tentu astronominya. Duh tau ga kamu, saya seneng bgt waktu itu belajar Astro. Saya hafalin tuh semua nama2 satelit Jupiter, jarak bulan ke bumi, jarak matahari ke bumi, rumus gaya tarik di antara 2 planet, saya hafal bener ukuran bulan waktu itu, saya tau nama2 komet, galaksi, semuanya lah. Dan itu rame bgt sodara.
 Gambar 4. Matematika dan Astronomi

Saya suka matematika dan astronomi --> jurusan yang terpikirkan adalah Jurusan Matematika atau Jurusan Astronomi ITB --> FMIPA ITB.

Lanjut lagi, dulu saya juga terpikirkan mau ambil Teknik Lingkungan. Jurusan ini sih kata bapa dan kaka saya, soalnya dulu kaka saya pilihan pertamanya Teknik Lingkungan (TL) ITB, tapi kaka saya jadinya masuk Kimia Unpad. Katanya bagus. Saya jadi mulai memikirkan TL. Saya suka lingkungan. Ada hubungannya juga dengan Biologi yang saya sukai juga. Terus waktu itu ada acara sekolah saya kita ke Dufan. Pas di jalan, waktu lewat daerah kawasan industri, awannya di sana gelap. Saya berpikir, mmm, lingkungan harus dijaga dan diselamatkan. Indonesia yang indah harus dijaga Wah bagus nih TL. Saya berminat ambil Teknik Lingkungan ITB --> FTSL ITB.

Saya masih belum yakin. Keinginan menjadi pengusaha masih ada. Terus saya mulai tanya2 tentang Teknik Industri, soalnya di sana belajar tentang entrepreneur juga katanya. Pokonya yang saya tangkep di sana belajar banyak pelajaran. Matematikanya juga tinggi *sampe kalkulus 3 coy, sedang yang lain cuma sampe kalkulus 2*, gada fisikanya katanya *saya ga suka fisika*, belajar manajemen juga, keuangan, bisnis, dan masih banyak lagi deh. Wah saya semakin tertarik dengan TI, karena saya suka banyak hal, dan TI belajar banyak hal. Jurusan ini dapat memfasilitasi keinginan jadi pengusaha dan kesukaan akan matematika. Itu pikiran saya waktu itu. Hal yang buat saya terlebih lagi ingin masuk TI adalah ingin buat lapangan pekerjaan sendiri untuk mengurang tingkat penggangguran di Indonesia. Saya ingin memajukan industri Indonesia dan membuka lapangan pekerjaan lebih banyak lagi. Begitu indahnya pemikiran saya waktu itu *itu masih ada di pikiran saya sampe skrang*. Jadi pilihannnya Teknik Industri --> FTI ITB.

Oke jadi list-nya sekarang ada :
1. FTI ITB (Tek. Industri)
2. FTSL ITB (Tek. Lingkungan)
3. FMIPA ITB (Matematika & Astronomi)

Saya mau ikutan SPMB yang IPC, jadi boleh 3 pilihan, tapi salah satu pilihan harus ada IPSnya, sedang 3 list yang tadi IPA semua. Harus ada yang dicoret.

Keinginan masuk TI dan TL semakin kuat. Saya pikir, kesukaan saya akan matematika dapat difasilitasi di TI, jadi saya coret Matematika. Kalo Astro saya kurang mendapat dukungan dari keluarga.
Jadilah saya tinggal FTI dan FTSL, tpi saya sempat khawatir, soalnya FTI passing grade-nya tinggi bgt (PG:60-an), FTSL juga cukup tinggi (PG:42-45), jadi saya pikir apa FMIPA (PG : 35an kalo ga salah waktu itu di GO) aja pilihan 2 ya supaya lebih aman. Saya takut berisiko. Karena saya cuma punya pilihan masuk kuliah lewat jalur SNMPTN, ga dikasih buat ikutan USM ato ujian khusus lainnya. Sebenernya ada opsi lain yaitu FTSL dan FMIPA katanya supaya aman. Tapi saya ingin tetep TI juga. Jadi, saya ambil risiko, dan saya belajar lebih keras lagi untuk itu. Pilihan 3 nya saya waktu itu pilih Manajemen Unpad.

Sebenernya waktu itu juga saya ikut 2 kali psikotes yang ngasi tau saya itu cocoknya apa. Yang pertama yang ada di GO, yang kedua di sekolah. Waktu itu hasilnya kalo ga salah ada dokter, Teknik Perminyakan, Teknik Sipil, sama apa gtu, dan yang paling saya inget sih ada designer-nya. Ya, saya sempet ingin jadi desainer baju. Tapi itu langsung saya cancel. Saya juga tahu di TI belajar desain juga *walau bukan baju*, jadi saya ga pilih desainer, kan di TI udah belajar desain.

O ya di saat menimbang2 dan memikirkan itu semua, saya memulai dengan doa dan meminta Tuhan yang bimbing saya ketika saya sedang berpikir. Hingga waktunya saat itu saya isi formulir SNMPTN karena bsoknya mau dikumpulin, saya inget sebelum mulai ngisi saya berdoa, saya deg2an juga, cuma saya sudah berdoa dan bertanya sama Tuhan apa yang saya harus ambil, hingga saya yakin untuk ambil pilihan sebagai berikut.

Pilihan 1 : FTI ITB
Pilihan 2 : FTSL ITB
Pilihan 3 : Manajemen Unpad

Saya berharap pada Tuhan. Saya belajar lebih keras dan mengandalkan Dia dalam segala perkara. Di masa kelas 3, terutama semester 2nya, saya suka yang namanya belajar. Saya senang setiap ikutan TO, saya semangat les, saya semangat latihan soal, saya jadi ngerti kaitan pelajaran yang satu dengan yang lain karena di masa itu saya belajar semua pelajaran dari kelas 1-3. Di masa itu saya tidur jam 11 dan bangun jam 3 pagi. Saya senang belajar di masa itu. Hasil TO saya juga memuaskan, terus meningkat, dan sampai saya lulus di pilihan 1 saya terus.

Hingga di masa SNMPTN hari pertama saya ingat, 15 menit pertama ujian saya ga bisa fokus. Entah mengapa. Mungkin karena terlalu tegang, padahal saya sudah sering latihan soal dan latihan mental *sering ikut TO*. Tapi puji Tuhan, akhirnya saya bisa fokus dan mengerjakannya. Selesai ujian di hari pertama, saya langsung nangis n nelpon kk saya. Pikiran saya udah negatif :
  • gimana kalo saya ga lulus? saya ga kuliah, saya harus ngulang taun depan
  • gimana nanti bapa?
  • apa kata orang? katanya dari kecil suka ranking, suka lomba tapi ga lolos SNMPTN, nanti saya harus gimana?
  • setaun saya ngapain?
Tapi saya berhenti memikirkan apa yang udah terjadi dan fokus lagi untuk hari ke-2. Saya belajar dan berserah sama Tuhan. Hari kedua SNMPTN saya lewati dengan maksimal mungkin.
Hingga detik2 pengumaman SNMPTN. Saya waktu itu gada inet. Jadi saya titip temen saya, Pudy dan Anissa untuk liatin. Dan mereka SMS saya masuk FTI ITB. Puji Tuhan. Saya cuma bisa mengucap syukur atas kebaikan-Nya.

Eits, bagian ini belum selese sodara. Karena belum tentu sesudah masuk FTI ITB saya bisa masuk TI sodara. Karena setelah masuk, kita pilih lagi jurusannya. Di FTI itu ada T. Kimia, T. Fisika, dan T. Industri. Kita disuru pilih lagi, jurusan yang kita masuki bergantung sama pilihan kita, nilai IPK TPB, sama kuota di jurusan. Dan sampaiiiiiiii akhirnyaaaaaaaaaaa, THX GOD saya masuk Teknik Industri ITB.

 Gambar 5. Teknik Industri ITB

Untuk kisah tentang apa itu TI, ttg kehidupan saya di TI, dan status saya dalam mnyelesaikan studi saya di TI akan dibahas di part berikutnya yaaa...